Jadi film comeback sutradara Yeon Sang Ho, âColonyâ berhasil membuat penonton Cannes Film Festival memberikan standing ovation selama tujuh menit!
Bagi penggemar dari film thriller atau zombie centric Korea Selatan, nama sutradara Yeon Sang Ho mungkin sudah nggak asing. Ia adalah sutradara dari film-film hits dengan genre serupa seperti âTrain to Busanâ, âPeninsulaâ, dan masih banyak lagi. Kini, di tahun 2026, Yeon Sang Ho kembali dengan karya terbarunya berjudul âColonyâ. Film ini bahkan tayang perdana di Cannes Film Festival 2026 dalam kategori Midnight Screening.Â
Baca juga: Pastry Chef Indonesia Sukses Bikin Aktor Korea Bernostalgia di Bite Me Sweet!
Penayangan perdana ini mendapatkan reaksi yang nggak terduga. Melalui berbagai potongan video yang beredar di media sosial, para penonton terlihat memberikan standing ovation kepada âColonyâ setelah film selesai diputar. Nggak hanya satu atau dua menit saja, applause tersebut berlangsung hingga sekitar tujuh menit lamanya. Bahkan, menurut laporan media Korea, lebih dari 2.300 kursi di Grand Lumière Theatre sold out untuk pemutaran perdana film ini.
Film âColonyâ Mendapatkan Julukan Konsep Zombie Modern yang Unpredictive
Secara garis besar, âColonyâ mengikuti kisah para penyintas yang terjebak di dalam sebuah gedung setelah wabah misterius mulai menyebar. Situasi berubah semakin mencekam ketika manusia yang terinfeksi mulai berevolusi menjadi makhluk yang lebih sulit diprediksi dan semakin berbahaya. Dalam kondisi area yang dikarantina total, mereka harus bertahan hidup sambil mencari jalan keluar dari gedung tersebut. Menariknya, beberapa review awal dari Cannes menyebut kalau âColonyâ nggak hanya mengandalkan adegan zombie yang brutal, tetapi juga menghadirkan elemen psychological thriller dan survival yang intens. Bahkan, sejumlah kritikus menyebut film ini terasa seperti kombinasi film survival klasik dengan konsep zombie modern yang lebih fresh dan unpredictive.
Baca juga: Ini Rekomendasi Drakor di Netflix yang Worth It Buat Binge Watch!
Diperankan A-List Actors Korea Selatan yang Dijamin Punya Chemistry yang Intens!Â

Nggak bisa dipungkiri, film ini langsung mencuri perhatian para cinephile berkat deretan aktor ternama yang berperan di dalamnya. Mulai dari Jun Ji Hyun, Ji Chang Wook, Koo Kyo Hwan, Go Soo, Shin Hyun Been, hingga Kim Shin Rok yang sudah nggak asing lagi di dunia drama dan perfilman Korea Selatan. Kehadiran para aktor papan atas ini juga menjadi salah satu alasan kenapa âColonyâ begitu dinantikan sejak pertama kali diumumkan. Banyak penonton memuji chemistry antar pemain yang terasa intens, terutama saat mereka harus menghadapi situasi survival penuh tekanan di dalam gedung yang terkunci. Bahkan, aktris Jun Ji Hyun terlihat emosional saat menerima sambutan hangat dari penonton Cannes setelah film selesai diputar.

Selain itu, âColonyâ juga disebut menghadirkan tipe zombie baru yang berbeda dari film zombie Korea pada umumnya. Yeon Sang Ho bahkan mengungkapkan bahwa konsep evolusi zombie di film ini terinspirasi dari perkembangan artificial intelligence dan perubahan perilaku manusia modern. Meski baru tayang perdana di Cannes Film Festival, âColonyâ sudah berhasil masuk ke daftar film Korea paling dinantikan tahun ini. Banyak penggemar berharap film ini bisa mengulang kesuksesan fenomenal âTrain to Busanâ yang dulu sukses menjadi salah satu film zombie Korea paling ikonis sepanjang masa.
Baca juga: Mencuri Perhatian, Ini Detail Makeup Gong Seungyeon di ‘Perfect Crown’
So, kamu tertarik untuk menonton film ini saat tayang di Indonesia?Â
Images: Dok. IMDb, Dok. The Korea Times
PakarPBN
A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.
In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.
The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.